Langsung ke konten utama

Identitas - Insight Buku "Atomic Habits"

Buku self improvement selanjutnya di tahun 2024 berjudul Atomic Habis, gak kurang-kurang lah ini buku legend banyak review dimana-mana. Aku bakal tulis beberapa insightnya di sini yaa.

Yang pertama, perubahan kecil dan remeh ternyata akan memberikan hasil menakjubkan jika dilakukan selama bertahun-tahun, artinya komitmen kita terhadap proseslah yang akan menentukan kemajuan. Ada tiga tingkat perubahan, yaitu perubahan hasil, perubahan proses, dan perubahan identitas. Cara paling efektif mengubah kebiasaan adalah berfokus bukan pada apa yang ingin dicapai, melainkan tipe orang seperti apa yang diinginkan (identitas). Nah makin kenceng kita berpegang pada sebuah identitas, makin sulit bagi kita untuk tumbuh. Jangan mengeidentaskan diri seperti "aku guru", kalo harus diubah jadi apa dong? Coba ubah identitas dari "aku altet" ke aku "orang yang bermental tangguh dan menyukai tantangan fisik." Jadi identitasnya gak bikin stuck, tapi bikin tumbuh. Nah kalo pengen menguasai kebiasaan, kuncinya adalah dengan pengulangan, bukan kesempurnaan. Di buku ini dikasih contoh kasus anak yang dikasih tugas gurunya buat ngefoto. Dengan setiap pengulangan, pengiriman sinyal antar sel membaik dan koneksi saraf makin erat. 

Insight ke dua, kalo lagi males banget, gimana caranya memulai sesuatu? Bikin aturan dua menit, awalin dulu yang penting. Kalo udah jalan, biasanya malesnya ilang. Kalo masih males aja, coba deh hp nya ditaruh dulu di ruangan lain, trus kerjain yang harus dislesein. Kebiasaan juga harus dapat dinikmati agar berumur panjang. Perubahan menjadi mudah ketika perubahan itu dapat dinikmati, contohnya rajin mandi karena pake sabun yang wangi.

Insight ke tiga, terus bekerjakerasalah pada hal-hal yang ternyata mudah. Aturan goldilocks menyatakan bahwa manusia mengalami motivasi puncak ketika sedang mengerjakan tugas-tugas yang ternyata tepat berada di tepi terluar kemampuannya saat ini. Tidak terlalu sulit, tidak terlalu mudah, tapi pas. Kalo terlalu sulit biasanya bikin cepet nyerah, sedangkan terlalu mudah juga pasti bikin bosen, harus pas. Meskipun sebenernya, satu-satunya cara untuk menjadi hebat adalah terus bersemangat ketika mengerjakan hal yang sama berulang-ulang, alias harus bisa jatuh cinta sama rasa bosan.

Insight ke empat, tidak ada yang lebih mendukung motivasi dibandingkan menjadi anggota kelompok. Kayaknya semua buku yang ngomongin kebiasaan bilang teori yang sama, kalo mau gampang bikin kebiasaan baru ya ada temennya. Misal mau rajin lari ya masuk komunitas lari, kalo ada temennya motivasinya jadi lebih stabil.

Last not but not least, refleksi dan peninjauan ulang "kebiasaan yang sedang dibentuk" penting buat perbaikan jangka panjang. Refleksi bikin kita menyadari kesalahan dan membantu kita mempertimbangkan bagaimana cara untuk memperbaiki. Tanpa refleksi kita bisa mencari-cari alasan, membuat rasionalisasi, dan bebohong kepada diri sendiri. Jadi gatau deh, performanya naik atau turun.



Komentar

Postingan Populer

Lakukan Tugasmu - Insight Buku "Berani Tidak Disukai"

Entah buku ke berapa yang aku baca tahun ini, judulnya Berani Tidak Disukai. Setelah tahun kemarin baca Berani Bahagia, akhirnya baca sekuel pertama yang lebih hits. Keknya biasanya orang-orang baca buku ini dulu baru baca yang berani bahagia. Buku karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga ini ditulis pake konsep percakapan antara filsuf dengan seorang pemuda. Mari kita tulis beberapa insightnya di sini. Insight pertama, hidup kita bukanlah sesuatu yang diberikan oleh orang lain, tapi sesuatu yang kita pilih sendiri, dan kitalah yang bisa memutuskan bagaimana cara kita menjalani hidup. Tak peduli apapun yang telah terjadi dalam hidup kita sampai ke titik ini, seharusnya tidak ada hubungannya dengan cara kita hidup mulai saat ini. Bahwa kita, yang hidup di sini pada saat ini, menentukan kehidupan kita sendiri. Yang bisa kita lakukan sehubungan dengan hidup kita sendiri adalah memilih jalan terbaik yang kita yakini. Ukuran yang dikenakan orang lain pada pilihan tersebut, itu tugas merek...

Sudah Seberapa Stoic Kamu? - Insight Buku "Filosofi Teras"

Okay, let's write about a book that so magical. I'm really glad that I've ever read this book. Always thanks to my support system since kindergarten. Buku ini banyak banget highlight yang menarik, saking banyaknya jadi bikin bingung apa yang mau dimasukin ke sini. Bukunya enak banget dibaca tapi hei tapi susah banget praktiknya. Buku ini aku baca tahun lalu, tapi tiap ketemu masalah bikin jadi mikir ah ayo nes terapin ilmunya dari buku yang udah kamu baca. Buku ini nyeritain tentang stoic, yang banyak banget dibahas sama youtuber-youtuber zaman now. Bukunya ditulis sama Henry Manampiring, yang alus banget tulisannya, enak banget dibaca bahkan buat orang yang jumlah bacaan per tahunnya bisa dihitung pake jari. Highlight yang pertama, bahwa manusia sebenernya punya trikotomi kendali, bukan cuma dua, tapi tiga. Apa aja? Yang pertama, hal yang bisa kita kendaliin sama diri kita sendiri adalah opini, persepsi, dan pertimbangan kita sendiri. Lidahmu gak perlu tajem-tajem ke orang...