Langsung ke konten utama

KEMATIAN itu amatlah dekat


Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat
Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya

Bayangkan bila esok akhir dunia
Terguncang bumi pecah matahari
Bayangkan bila nafas berhenti
Tersengal di kerongkongan menunggu mati
Allah..Allah..Allah..Allah

Bayangkan bila jasad tiada guna
Membusuk terkubur dalam tanah
Bayangkan bila ampunan tlah tertutup
Pertolonganpun tak akan ada

Tersungkur tersujud hamba padaMu
Terluluh terbayang akan murkaMu
Tertunduk lemas bayang nerakaMu
Membakar tubuh yang lemah ini

Bersujud meluluh kepadaMu Ya Allah
Tiada beban tergantung selain padaMu
Allahu Ya Rabbi
Ku berserah semua segalanya hanyalah kepadaMu Ya Allah
Allah..Allah..

Takut hambaMu ini dengan murkaMu
Membakar habis luluh lntahkan tubuhku ini
Sedang dosaku membumbung tinggi memenuhi langit
Ya Allah Ya Rabbi ampunilah hambaMu ini

Dan manusia bertanya, kenapa bumi ini?
Pada hari itu bumi menyeritakan beritanya
Karena sesunngguhnya Tuhanmu telah memeritahkan kepadanya
Pada hari itu manusia keluar dari kubur dengan beraneka macam
untuk memperlihatkan amal mereka

Barang siapa berbuat kebaikan sebesar zarah
Niscaya ia akan melihatnya
Dan barang siapa berbuat keburukan seberat zarah
Niscaya ia akan melihatnya


ini bukan puisi teman. ini lirik lagunya AWAN Nasyid Semarang, bahkan saya tidak tau judulnya, hehe. saya jatuh cinta sama lagu-lagunya, tapi belum pernah liat langsung konsernya, huhu. suatu saat mungkin. ini sekedar berbagi aja, lirik yang coba saya dengar dan tulis sendiri karena saya tidak menemukan liriknya di Google. Sebenarnya saya lebih suka lagu Awan yang Kekasih Allah *kali ini saya tau judulnya, tapi entah mengapa saya ingin menulis yang ini :) semoga dapat senantiasa mengingatkan kita bahwa kematian itu amatlah dekat. Selamat Berjuang!

Komentar

Postingan Populer

Lakukan Tugasmu - Insight Buku "Berani Tidak Disukai"

Entah buku ke berapa yang aku baca tahun ini, judulnya Berani Tidak Disukai. Setelah tahun kemarin baca Berani Bahagia, akhirnya baca sekuel pertama yang lebih hits. Keknya biasanya orang-orang baca buku ini dulu baru baca yang berani bahagia. Buku karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga ini ditulis pake konsep percakapan antara filsuf dengan seorang pemuda. Mari kita tulis beberapa insightnya di sini. Insight pertama, hidup kita bukanlah sesuatu yang diberikan oleh orang lain, tapi sesuatu yang kita pilih sendiri, dan kitalah yang bisa memutuskan bagaimana cara kita menjalani hidup. Tak peduli apapun yang telah terjadi dalam hidup kita sampai ke titik ini, seharusnya tidak ada hubungannya dengan cara kita hidup mulai saat ini. Bahwa kita, yang hidup di sini pada saat ini, menentukan kehidupan kita sendiri. Yang bisa kita lakukan sehubungan dengan hidup kita sendiri adalah memilih jalan terbaik yang kita yakini. Ukuran yang dikenakan orang lain pada pilihan tersebut, itu tugas merek...

Sudah Seberapa Stoic Kamu? - Insight Buku "Filosofi Teras"

Okay, let's write about a book that so magical. I'm really glad that I've ever read this book. Always thanks to my support system since kindergarten. Buku ini banyak banget highlight yang menarik, saking banyaknya jadi bikin bingung apa yang mau dimasukin ke sini. Bukunya enak banget dibaca tapi hei tapi susah banget praktiknya. Buku ini aku baca tahun lalu, tapi tiap ketemu masalah bikin jadi mikir ah ayo nes terapin ilmunya dari buku yang udah kamu baca. Buku ini nyeritain tentang stoic, yang banyak banget dibahas sama youtuber-youtuber zaman now. Bukunya ditulis sama Henry Manampiring, yang alus banget tulisannya, enak banget dibaca bahkan buat orang yang jumlah bacaan per tahunnya bisa dihitung pake jari. Highlight yang pertama, bahwa manusia sebenernya punya trikotomi kendali, bukan cuma dua, tapi tiga. Apa aja? Yang pertama, hal yang bisa kita kendaliin sama diri kita sendiri adalah opini, persepsi, dan pertimbangan kita sendiri. Lidahmu gak perlu tajem-tajem ke orang...

Identitas - Insight Buku "Atomic Habits"

Buku self improvement selanjutnya di tahun 2024 berjudul Atomic Habis, gak kurang-kurang lah ini buku legend banyak review dimana-mana. Aku bakal tulis beberapa insightnya di sini yaa. Yang pertama, perubahan kecil dan remeh ternyata akan memberikan hasil menakjubkan jika dilakukan selama bertahun-tahun, artinya komitmen kita terhadap proseslah yang akan menentukan kemajuan. Ada tiga tingkat perubahan, yaitu perubahan hasil, perubahan proses, dan perubahan identitas. Cara paling efektif mengubah kebiasaan adalah berfokus bukan pada apa yang ingin dicapai, melainkan tipe orang se perti a pa  yang diinginkan (identitas). Nah makin kenceng kita berpegang pada sebuah identitas, makin sulit bagi kita untuk tumbuh. Jangan mengeidentaskan diri se perti  "aku guru", kalo harus diubah jadi apa dong? Coba ubah identitas dari "aku altet" ke aku "orang yang bermental tangguh dan menyukai tantangan fisik." Jadi identitasnya gak bikin stuck, ta pi bikin tumbuh.  Nah kal...