Langsung ke konten utama

KOMITMEN atau PUNAH

oke. besok saya ujian. mohon doanya ya temaan.. materi masih banyak yang ngantri, mereka seakan berteriak "saya ingin dimengerti!" --a oke-oke, setelah ini saya akan memcoba memahami kalian semua, tolong bersahabat dengan saya yaa, supaya saya lebih mudah memahami kalian.

ehm, saya baru belajar sebentar dan udah kangen banget sama si lenovo, hehe. jadi saya putuskan untuk memberinya kesempatan menemani saya berjuang malam ini. ehm, niatnya sih saya mau buka blog setengah jam aja, tapi koneksi yang super lelet membuat saya kehilangan banyak waktu *sok banget.

mau share aja, sejak siang tadi saya seneng banget kalo ada sms dari seorang temen yang ngasih semangat buat UAS besok. bahkan kalimat "besok UAS apa?" menjadi terdengar sangat indah di telinga saya, hihi. hem, dia juga, terimakasih buat semangatnya yaaa:D ada kalimat yang menarik dari sekian sms yang masuk, yaitu dari seorang teman baru saya, namanya Salma, dia sms gini nih, 1x10 lebih baik dari 10x1. Komitmen atau Punah! Hamasah IPK > 3. Selamat belajar teman. SemangKA! Semangat Karena Allah:)

Komitmen atau Punah! saya suka bagian itu, serasa mengingatkan saya untuk tidak tidur terus! kalahin rasa ngatukmu itu nes, jangan sekali-kali menyandarkan tubuhmu karena pasti kau akan tertidur! saya tau dan paham dengan jelas, yang membuat saya tertidur saat belajar adalah ketika saya memutuskan untuk istirahat sejenak dan menyandarkan tubuh saya. hemm. sempat saya berpikir untuk menghibahkan tiga bantal, satu guling, kalau perlu tempat tidurnya sekalian, hehe. saya harus berkomitmen pada diri saya untuk tidak tidur sebelum semua materi terjamah *jangan ditiru ya, harusnya belajarnya jangan SKS seperti saya ini.

ayo semangat nes! pasti bisa! jangan sampe menangis dan menyesal di belakang. Ya Allah, bimbinglah hamba, temani selalu langkah hamba untuk mendapatan ridhoMu.. Bismillah...

Komentar

  1. setuju bgt...!!lgpl g da kata terlambat kok..mari kita mulai dari sekarang..atau tidak selamanya..

    BalasHapus
  2. yoi na, now or never! prinsip idup tapi masih otw, kadang masih suka nunda-nunda --a SemangKA!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer

Lakukan Tugasmu - Insight Buku "Berani Tidak Disukai"

Entah buku ke berapa yang aku baca tahun ini, judulnya Berani Tidak Disukai. Setelah tahun kemarin baca Berani Bahagia, akhirnya baca sekuel pertama yang lebih hits. Keknya biasanya orang-orang baca buku ini dulu baru baca yang berani bahagia. Buku karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga ini ditulis pake konsep percakapan antara filsuf dengan seorang pemuda. Mari kita tulis beberapa insightnya di sini. Insight pertama, hidup kita bukanlah sesuatu yang diberikan oleh orang lain, tapi sesuatu yang kita pilih sendiri, dan kitalah yang bisa memutuskan bagaimana cara kita menjalani hidup. Tak peduli apapun yang telah terjadi dalam hidup kita sampai ke titik ini, seharusnya tidak ada hubungannya dengan cara kita hidup mulai saat ini. Bahwa kita, yang hidup di sini pada saat ini, menentukan kehidupan kita sendiri. Yang bisa kita lakukan sehubungan dengan hidup kita sendiri adalah memilih jalan terbaik yang kita yakini. Ukuran yang dikenakan orang lain pada pilihan tersebut, itu tugas merek...

Sudah Seberapa Stoic Kamu? - Insight Buku "Filosofi Teras"

Okay, let's write about a book that so magical. I'm really glad that I've ever read this book. Always thanks to my support system since kindergarten. Buku ini banyak banget highlight yang menarik, saking banyaknya jadi bikin bingung apa yang mau dimasukin ke sini. Bukunya enak banget dibaca tapi hei tapi susah banget praktiknya. Buku ini aku baca tahun lalu, tapi tiap ketemu masalah bikin jadi mikir ah ayo nes terapin ilmunya dari buku yang udah kamu baca. Buku ini nyeritain tentang stoic, yang banyak banget dibahas sama youtuber-youtuber zaman now. Bukunya ditulis sama Henry Manampiring, yang alus banget tulisannya, enak banget dibaca bahkan buat orang yang jumlah bacaan per tahunnya bisa dihitung pake jari. Highlight yang pertama, bahwa manusia sebenernya punya trikotomi kendali, bukan cuma dua, tapi tiga. Apa aja? Yang pertama, hal yang bisa kita kendaliin sama diri kita sendiri adalah opini, persepsi, dan pertimbangan kita sendiri. Lidahmu gak perlu tajem-tajem ke orang...

Identitas - Insight Buku "Atomic Habits"

Buku self improvement selanjutnya di tahun 2024 berjudul Atomic Habis, gak kurang-kurang lah ini buku legend banyak review dimana-mana. Aku bakal tulis beberapa insightnya di sini yaa. Yang pertama, perubahan kecil dan remeh ternyata akan memberikan hasil menakjubkan jika dilakukan selama bertahun-tahun, artinya komitmen kita terhadap proseslah yang akan menentukan kemajuan. Ada tiga tingkat perubahan, yaitu perubahan hasil, perubahan proses, dan perubahan identitas. Cara paling efektif mengubah kebiasaan adalah berfokus bukan pada apa yang ingin dicapai, melainkan tipe orang se perti a pa  yang diinginkan (identitas). Nah makin kenceng kita berpegang pada sebuah identitas, makin sulit bagi kita untuk tumbuh. Jangan mengeidentaskan diri se perti  "aku guru", kalo harus diubah jadi apa dong? Coba ubah identitas dari "aku altet" ke aku "orang yang bermental tangguh dan menyukai tantangan fisik." Jadi identitasnya gak bikin stuck, ta pi bikin tumbuh.  Nah kal...