Langsung ke konten utama

From Selok with Kompaks

Kangen. Iya, kangen banget sama temen-temen seperjuangan. Seperjuang muntah, seperjuangan pingsan, dan seperjuangan mengucap “Astaghfirullah” bersama-sama. Mereka temen satu perguruan, Merpati Putih. Komunitasnya namanya KOMPAKS (Komunitas Merpati Putih Anak Smansa).

Nah, saking kangennya kita jadi pengen reuni, reuni jalan-jalan gitu, bukan reuni latihan yang berat kek jama SMA dulu. Dan kita memutuskan untuk ke Pantai Selok yang ada Gunung Seloknya. Letaknya di daerah Adipala, Cilacap. Ada papan petunjuk jalannya kok, kalo nyasar tinggal tanya warga sekitar :P

Dulu nih, aku pernah ke sana bareng anak KOMPAKS tapi yang kakak kelas, zaman kelas X dan aku mau aja jalan sama yang udah senior. Aku mah orangnya cuek gini, suka SKSD sama orang. Ya namanya juga silaturahmi, gak usah pilih-pilih –a Dan berbekal ingatanku yang parahnya pake banget, kita jadi ngelewati Gunung Seloknya buat sampai Pantainya, terjal abis mameeen, sekitar 75o gitu. Dengan kata lain, aku lupa sama sekali jalannya. Seingetku gak lewat gunung gitu, tapi akhirnya sampe juga sih ke pantainya, ehhehe. Sampe sana ya foto-foto gitu, check aja fotonya di bawah ini.

Eh habis puas foto-foto tentu kita harus balik ke atas, ke tempat parkir motor, dan do know what? Temenku yang namanya Rosyida sampe atas muntah-muntah gak karuan. Liat dia gitu jadi ngerasa bersalah benget gegara membawa mereka ke tempat yang satu ini dengan jalur yang salah, huhu. Ternyata bisa naik motor gitu kalo mau ke Pantai yang ada tebingnya, sedih banget. Temenku yang lain, namanya Alin juga sampe brenti berkali-kali waktu mau balik, katanya matanya udah kunang-kunang banget. Makin sedih kan aku jadinya. Dan si Bulan yang notabene bukan anak manja aja sampe bilang, “Kalo jadi diajakin Wepe naik gunung kek nya aku gak jadi ikut deh, gini aja gak kuat” –a Aku mah Cuma bisa cengar-cengir aja. Kapan sih Chenes ngajak main gak pake nyasar? :P

Tapi, lumayan seru juga lah. Namanya juga reuni anak MP, brati harus ngerasain lagi dong rasanya latihan MP sampe muntah-muntah, hehe. Katanya “lebih baik muntah waktu latian daripada jadi samsat di lapangan”, hehehehe :D Kangen latian deh. Kangen nendang, kangen mukul, kangen sparing. Latian itu rasanya luar biadap lah, tiap latian mesti bilang dalem hati ke diri sendiri, “udah lah, cukup, aku mau nyerah aja, mau sampe di sini aja, gak kuat”. Tapi habis latian semuanya ilang, dan terus pengen latian besok dan besoknya. Ah, I miss my senior high school so much :D

Tangkis tangan

by Wulan

Komentar

Postingan Populer

Lakukan Tugasmu - Insight Buku "Berani Tidak Disukai"

Entah buku ke berapa yang aku baca tahun ini, judulnya Berani Tidak Disukai. Setelah tahun kemarin baca Berani Bahagia, akhirnya baca sekuel pertama yang lebih hits. Keknya biasanya orang-orang baca buku ini dulu baru baca yang berani bahagia. Buku karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga ini ditulis pake konsep percakapan antara filsuf dengan seorang pemuda. Mari kita tulis beberapa insightnya di sini. Insight pertama, hidup kita bukanlah sesuatu yang diberikan oleh orang lain, tapi sesuatu yang kita pilih sendiri, dan kitalah yang bisa memutuskan bagaimana cara kita menjalani hidup. Tak peduli apapun yang telah terjadi dalam hidup kita sampai ke titik ini, seharusnya tidak ada hubungannya dengan cara kita hidup mulai saat ini. Bahwa kita, yang hidup di sini pada saat ini, menentukan kehidupan kita sendiri. Yang bisa kita lakukan sehubungan dengan hidup kita sendiri adalah memilih jalan terbaik yang kita yakini. Ukuran yang dikenakan orang lain pada pilihan tersebut, itu tugas merek...

Sudah Seberapa Stoic Kamu? - Insight Buku "Filosofi Teras"

Okay, let's write about a book that so magical. I'm really glad that I've ever read this book. Always thanks to my support system since kindergarten. Buku ini banyak banget highlight yang menarik, saking banyaknya jadi bikin bingung apa yang mau dimasukin ke sini. Bukunya enak banget dibaca tapi hei tapi susah banget praktiknya. Buku ini aku baca tahun lalu, tapi tiap ketemu masalah bikin jadi mikir ah ayo nes terapin ilmunya dari buku yang udah kamu baca. Buku ini nyeritain tentang stoic, yang banyak banget dibahas sama youtuber-youtuber zaman now. Bukunya ditulis sama Henry Manampiring, yang alus banget tulisannya, enak banget dibaca bahkan buat orang yang jumlah bacaan per tahunnya bisa dihitung pake jari. Highlight yang pertama, bahwa manusia sebenernya punya trikotomi kendali, bukan cuma dua, tapi tiga. Apa aja? Yang pertama, hal yang bisa kita kendaliin sama diri kita sendiri adalah opini, persepsi, dan pertimbangan kita sendiri. Lidahmu gak perlu tajem-tajem ke orang...

Identitas - Insight Buku "Atomic Habits"

Buku self improvement selanjutnya di tahun 2024 berjudul Atomic Habis, gak kurang-kurang lah ini buku legend banyak review dimana-mana. Aku bakal tulis beberapa insightnya di sini yaa. Yang pertama, perubahan kecil dan remeh ternyata akan memberikan hasil menakjubkan jika dilakukan selama bertahun-tahun, artinya komitmen kita terhadap proseslah yang akan menentukan kemajuan. Ada tiga tingkat perubahan, yaitu perubahan hasil, perubahan proses, dan perubahan identitas. Cara paling efektif mengubah kebiasaan adalah berfokus bukan pada apa yang ingin dicapai, melainkan tipe orang se perti a pa  yang diinginkan (identitas). Nah makin kenceng kita berpegang pada sebuah identitas, makin sulit bagi kita untuk tumbuh. Jangan mengeidentaskan diri se perti  "aku guru", kalo harus diubah jadi apa dong? Coba ubah identitas dari "aku altet" ke aku "orang yang bermental tangguh dan menyukai tantangan fisik." Jadi identitasnya gak bikin stuck, ta pi bikin tumbuh.  Nah kal...