Langsung ke konten utama

Sesekali

Sesekali. Apa arti kata satu ini? Bermakna positif atau negatif? Sesekali, berarti tidak ada yang ke dua dan ke tiga, benarkah? Sesekali, sebuah kata janji yang sering digunakan untuk merayu.

Ketika aku mengatakan, “sekali-kali kok, boleh ya?”. Ketika “iya” itu terucap, apakah benar ia hanya akan sesekali, yang berarti tidak ada lagi yang ke dua dan ke tiga? Sesekali sering pula ia tak hanya sekali, ada yang ke dua dan ke tiga. Maka rusakkah sebuah janji?

Sesekali. Ketika satu kali itu diiyakan, akankah kita berani untuk yang ke dua dan ke tiga? Sesekali yang diiyakan mungkin saja sudah terasa berat. Sesekali yang dibolehkan mungkin saja membutuhkan banyak pertimbangan. Sesekali yang diizinkan mungkin saja sudah memunculkan beribu kekhawatiran.

Tapi sesekali yang diiyakan juga menyatakan sebuah kepercayaan. Kepercayaan yang seperti apa? Kepercayaan bahwa yang sesekali memang benar sekali? Atau kepercayaan akan ada yang ke dua dan ke tiga jika kau melakukan yang sesekali dengan baik?

Hari itu aku merengek dan merayu. Meminta izin melakukan sesuatu yang aku tau, tak semua orang mendapat izin melakukannya. Ketika kesempatan datang dan hal baru akan menjadi pengalaman tak terlupakan, maka aku merengek meminta dengan mata berbinar dan penuh keyakinan, “sekali-kali, boleh ya?”. Tak ada keraguan sekalipun ketika aku meminta, maka ia pun mengizinkannya. Ketika diizinkan, apa itu berlaku untuk sekali, atau untuk berkali-kali?

Sesekali, ketika satu kali diiyakan, maka ada pertanggungjawaban penuh atas iya yang diberikan. Sesekali, apakah benar berarti tidak ada yang ke dua dan ke tiga? Karena sesekali yang diiyakan saja sudah memunculkan banyak kekhawatiran J

Terimakasih atas izin, iya, dan boleh yang kau berikan. Meski itu berarti ada rasa berat, ratusan pertimbangan, dan ribuan kekhawatiran tapi kau berikan kepercayaan yang akan kupertanggungjawabkan. Maka ketika aku ingin meminta yang ke dua, aku tak tega membuatmu merasakan kekhawatiran itu lagi, meskipun yang sesekali itupun kuakhiri dengan baik. Sesekali, benarkah berarti tidak ada yang ke dua dan ke tiga?

Komentar

Postingan Populer

Lakukan Tugasmu - Insight Buku "Berani Tidak Disukai"

Entah buku ke berapa yang aku baca tahun ini, judulnya Berani Tidak Disukai. Setelah tahun kemarin baca Berani Bahagia, akhirnya baca sekuel pertama yang lebih hits. Keknya biasanya orang-orang baca buku ini dulu baru baca yang berani bahagia. Buku karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga ini ditulis pake konsep percakapan antara filsuf dengan seorang pemuda. Mari kita tulis beberapa insightnya di sini. Insight pertama, hidup kita bukanlah sesuatu yang diberikan oleh orang lain, tapi sesuatu yang kita pilih sendiri, dan kitalah yang bisa memutuskan bagaimana cara kita menjalani hidup. Tak peduli apapun yang telah terjadi dalam hidup kita sampai ke titik ini, seharusnya tidak ada hubungannya dengan cara kita hidup mulai saat ini. Bahwa kita, yang hidup di sini pada saat ini, menentukan kehidupan kita sendiri. Yang bisa kita lakukan sehubungan dengan hidup kita sendiri adalah memilih jalan terbaik yang kita yakini. Ukuran yang dikenakan orang lain pada pilihan tersebut, itu tugas merek...

Sudah Seberapa Stoic Kamu? - Insight Buku "Filosofi Teras"

Okay, let's write about a book that so magical. I'm really glad that I've ever read this book. Always thanks to my support system since kindergarten. Buku ini banyak banget highlight yang menarik, saking banyaknya jadi bikin bingung apa yang mau dimasukin ke sini. Bukunya enak banget dibaca tapi hei tapi susah banget praktiknya. Buku ini aku baca tahun lalu, tapi tiap ketemu masalah bikin jadi mikir ah ayo nes terapin ilmunya dari buku yang udah kamu baca. Buku ini nyeritain tentang stoic, yang banyak banget dibahas sama youtuber-youtuber zaman now. Bukunya ditulis sama Henry Manampiring, yang alus banget tulisannya, enak banget dibaca bahkan buat orang yang jumlah bacaan per tahunnya bisa dihitung pake jari. Highlight yang pertama, bahwa manusia sebenernya punya trikotomi kendali, bukan cuma dua, tapi tiga. Apa aja? Yang pertama, hal yang bisa kita kendaliin sama diri kita sendiri adalah opini, persepsi, dan pertimbangan kita sendiri. Lidahmu gak perlu tajem-tajem ke orang...

Identitas - Insight Buku "Atomic Habits"

Buku self improvement selanjutnya di tahun 2024 berjudul Atomic Habis, gak kurang-kurang lah ini buku legend banyak review dimana-mana. Aku bakal tulis beberapa insightnya di sini yaa. Yang pertama, perubahan kecil dan remeh ternyata akan memberikan hasil menakjubkan jika dilakukan selama bertahun-tahun, artinya komitmen kita terhadap proseslah yang akan menentukan kemajuan. Ada tiga tingkat perubahan, yaitu perubahan hasil, perubahan proses, dan perubahan identitas. Cara paling efektif mengubah kebiasaan adalah berfokus bukan pada apa yang ingin dicapai, melainkan tipe orang se perti a pa  yang diinginkan (identitas). Nah makin kenceng kita berpegang pada sebuah identitas, makin sulit bagi kita untuk tumbuh. Jangan mengeidentaskan diri se perti  "aku guru", kalo harus diubah jadi apa dong? Coba ubah identitas dari "aku altet" ke aku "orang yang bermental tangguh dan menyukai tantangan fisik." Jadi identitasnya gak bikin stuck, ta pi bikin tumbuh.  Nah kal...