Udah sebulan lalu kelar ngebaca buku ini, tapi masih gak ditulis-tulis, antara males sama gak bisa bagi waktu keknya. Tapi aslinya gak sibuk-sibuk banget, wkwk. Buku ini judulnya "Kunci Kebahagiaan", latarnya di negara Denmark, katanya negara mereka isinya orang bahagia semua, tanya kenapa kan? Haha. Tidak lain tidak bukan karena mereka lebih sering bergerak. What? Hahaha.
Insight yang perlu aku abadikan adalah tentang berjalan lebih banyak, gimana caranya? Jangan pakai eskalator, kalo butuh ya jalan dan ngehampirin rekan kerja, bukan telepon atau kirim whatsapp, haha. Agak tertampar ini gegara kalo minta tolong temen suka gini, padahal tinggal jalan, eh magernya loh gak ketolong. Cara selanjutnya, cari temen jalan, temen jalan kaki, yang agak susah nyarinya sih ini, paling cepet juga seminggu sekali. Cari jalur yang indah, mungkin alternatif macam tracking gitu ya, dan tentu saja agak susah lagi cari temennya. Jadikan hari Rabu sebagai hari jalan kaki, sebenernya bisa banget kalo kantor deket, tapi sayangnya jauh, hahahha, dasar si anak banyak alasan. Kalo jalan sendirian, coba sambil dengerin podcast. Kalau janji ketemu dokter, jangan cuma duduk nungguin, tapi bawa jalan-jalan muterin lorong. Dan terakhir, bergabung grup jalan kaki, tapi dimana? Hahahhaa
Di buku ini juga kasih banyak tip kebahagiaan, tapi yang mau aku tulis di sini satu aja, yaitu ke alam liar. Lumayan sering sih sebenernya kalo dipikir-pikir, meski gak tiap minggu atau tiap bulan, tapi keknya pasti jalan ke alam deh. PRnya adalah, kalau jalan ke alam, lupakan mencari foto yang bagus buat instagram, dengarin aja angin di antara dedaunan, liatin cahaya matahari di antara ranting-ranting, tarik napas panjang, dan cari tau bau apa saja yang bisa ditangkap. Belakangan keknya kalo jalan masih aja sih sibuk foto-foto, tentu saja berkedok menangkap momen, berhubung anaknya lupaan kalo gak punya foto.
Insight selanjutnya adalah tentang hidup yang agaknya selalu lebih plot twist daripada drama korea. Dan inget-inget, "Jika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, kalian masih akan berhasil, karena kalian akan banyak belajar sepanjang jalan. Berteman dengan diri sendiri dan sesama, dan berbahagia."
Terakhir, ada nasihat dari Tiongkok, "Jika engkau ingin bebahagia selama satu jam, tidurlah. Jika engkau ingin berbagia selama sehari, memancinglah. Jika engkau ingin berbahagia selama setahun, terimalah harta warisan. Jika engkau ingin berbahagia seumur hidup, bantulah orang lain." Udah sadar banget kan bahagianya ngebantu orang? Yuk, banyak-banyak bantu orang! Kalo kata Ibu, "Anggap aja ibadah".

Komentar
Posting Komentar