Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat
Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang
dikandungnya
Bayangkan bila esok akhir dunia
Terguncang bumi pecah matahari
Bayangkan bila nafas berhenti
Tersengal di kerongkongan menunggu mati
Allah..Allah..Allah..Allah
Bayangkan bila jasad tiada guna
Membusuk terkubur dalam tanah
Bayangkan bila ampunan tlah tertutup
Pertolonganpun tak akan ada
Tersungkur tersujud hamba padaMu
Terluluh terbayang akan murkaMu
Tertunduk lemas bayang nerakaMu
Membakar tubuh yang lemah ini
Bersujud meluluh kepadaMu Ya Allah
Tiada beban tergantung selain padaMu
Allahu Ya Rabbi
Ku berserah semua segalanya hanyalah kepadaMu Ya Allah
Allah..Allah..
Takut hambaMu ini dengan murkaMu
Membakar habis luluh lntahkan tubuhku ini
Sedang dosaku membumbung tinggi memenuhi langit
Ya Allah Ya Rabbi ampunilah hambaMu ini
Dan manusia bertanya, kenapa bumi ini?
Pada hari itu bumi menyeritakan beritanya
Karena sesunngguhnya Tuhanmu telah memeritahkan kepadanya
Pada hari itu manusia keluar dari kubur dengan beraneka
macam
untuk memperlihatkan amal mereka
Barang siapa berbuat kebaikan sebesar zarah
Niscaya ia akan melihatnya
Dan barang siapa berbuat keburukan seberat zarah
Niscaya ia akan melihatnya
ini bukan puisi teman. ini lirik lagunya AWAN Nasyid Semarang, bahkan saya tidak tau judulnya, hehe. saya jatuh cinta sama lagu-lagunya, tapi belum pernah liat langsung konsernya, huhu. suatu saat mungkin. ini sekedar berbagi aja, lirik yang coba saya dengar dan tulis sendiri karena saya tidak menemukan liriknya di Google. Sebenarnya saya lebih suka lagu Awan yang Kekasih Allah *kali ini saya tau judulnya, tapi entah mengapa saya ingin menulis yang ini :) semoga dapat senantiasa mengingatkan kita bahwa kematian itu amatlah dekat. Selamat Berjuang!
Komentar
Posting Komentar