ini cerita saya hari ini. di pagi buta saya bahkan masih enggan membuka mata. hari ini ada responsi kimia, tatap muka penulisan karya ilmiah yang terakhir dan juga selalu dan selalu laporan fisika! yang jumlahnya berlembaaar-lembaaar banyaknya. fuh! dan semuanya belum saya persiapkan. entah mengapa akhir-akhir ini porsi tidur saya semakin bertambah saja, saya heran. dan kejadian "belum belajar" selalu saja terjadi sebelum pretes, mid, bahkan responsi. mungkin saya orangnya teralu santai. saya juga heran dengan sifat saya yang satu ini. terlalu cuek dan mungkinkah mati rasa?
untuk responsi kimia saya hanya belajar satu jam, ckck. bukannya sombong, tapi kalau belajar pasti saya ketiduran. meskipun belajarnya di siang bolong *memalukan. selesai responsi muka kusuut semua. biasa lah, soal kimia itu memang cukup membuat kebahagiaan ini hilang. teman saya bahkan ada yang stres tingkat dewa gara-gara "katanya" nilainya jelek, hemm. dan lagi-lagi mungkinkah saya mati rasa? saya tidak meributkan sama sekali responsi kimia. saya hanya diam.
bukan hanya responsi yang membuat semua teman saya yang galak jadi tambah galak, yang diem jadi tambah diem, rupanya fisika membuat tekanan tersendiri. ya, laporan praktikum dibagikan dan nyaris setengah mahasiswa mendapat nilai enam, sedangkan sisanya mendapat nilai delapan. termasuk golongan manakah saya? jika dilihat dari sifat yang telah saya uraikan di atas tentu saja saya termasuk anak yang mendapat nilai enam. dan nilai enam itu sama saja memberikan jawaban atas berapa nilai akhir saya nanti. tentu saja C. C!! banyak dari teman saya mendadak jadi banyak berbicara, tidak lain tidak bukan dan tentu saja berbicara tentang si asdos yang pelit nilai. hanya karena tugas akhir nilai delapan berubah jadi enam, malang sekali bukan? padahal setiap menulis laporan fisika, otak ini rasanya terlalu capek untuk meihat angka-angka yang begitu banyak yang harus disusun sedemikian rupa agar ketelitian dalam percobaan dapat mencapai 90%, laporan yang selalu mebuat saya dan teman-teman lembur hingga pagi, juga laporan yang selalu mengganggu konsentrasi belajar saat mata kuliah penulisan karya ilmiah, dan hasilnya seperti tidak dihargai. bahkan si asdos tidak memberikan kesempatan untuk memperbaiki. lagi-lagi saya tampak mati rasa! saya tampak tak sekecewa mereka, muka saya flat, sedikit memberikan tanggapan, seolah baik-baik saja dan tidak menerima hantaman seperti yang mereka terima. heemm.
mereka hanya tidak tau, betapa menyakitkannya responsi dengan gigi yang sakit dan betapa ngilunya gigi ini setelah melihat nilai laporan fisika. rasanya jauh lebih sakit karena saya tidak dapat berteriak, saya tidak dapat banyak berbicara, dan saya hanya bisa diam. saya tidak mati rasa! jika satu nilai mata kuliah C, untuk apa mengungkitnya? bukankah itu akan membuat kita semakin sakit? cukup lihat ke depan! ini adalah hantaman untuk saya. tamparan untuk sifat saya. satu C yang lain harus A. masih ada waktu, tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya. semangat:D
mereka hanya tidak tau, betapa menyakitkannya responsi dengan gigi yang sakit dan betapa ngilunya gigi ini setelah melihat nilai laporan fisika. rasanya jauh lebih sakit karena saya tidak dapat berteriak, saya tidak dapat banyak berbicara, dan saya hanya bisa diam. saya tidak mati rasa! jika satu nilai mata kuliah C, untuk apa mengungkitnya? bukankah itu akan membuat kita semakin sakit? cukup lihat ke depan! ini adalah hantaman untuk saya. tamparan untuk sifat saya. satu C yang lain harus A. masih ada waktu, tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya. semangat:D
kalau rasa mati, idupi dengan rasa lain. jangan biar kan mati hanya karena hal yang gak penting
BalasHapus