Setelah tujuh tahun meninggalkan dunia tulis menulis, mari menulis lagi. Alangkah baik jika tulisan ini bermanfaat untuk orang lain, tapi detik ini aku sedang menulis untuk diriku sendiri. Seiring berjalannya waktu, nyatanya perspektif kita terhadap sesuatu juga turut berubah. Seperti saat tulisan ini ditulis, aku sedang menghabiskan banyak waktu untuk diriku sendiri, yang sepertinya sudah lama tidak kulakukan. Rutinitas yang berputar dengan cepat setiap harinya, bising dunia dengan beragam komentarnya, teman yang senantiasa mengajak berkeliling kota, kini sedang terhenti sejenak. Di tengah beragam keterbatasan selama pandemi nyatanya memberi dampak positif untuk fokus pada diri sendiri. Kunikmati dengan amat sangat baik waktu yang berlalu sembari berusaha mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi, seperti saat ini. Saat aku berusaha mengikat memori dengan cara menulis lagi, berharap diriku di masa depan merasa bangga pada diriku di masa kini.
Beberapa waktu lalu, kutemukan seorang memiliki slogan, “No challange, no change”, semacam cocok untuk diriku saat ini. Benar juga, kita membutuhkan tantangan baru untuk berubah, tantangan yang tentunya membuat diri menjadi lebih baik. Sayangnya, komitmenku cukup rendah untuk melakukan sesuatu yang baru. Tapi beruntungnya, lingkungan yang baik memberi teman terbaik untuk melakukan berbagai tantangan bersama-sama. Menyenangkan sekali menghabiskan waktu bersama orang-orang dengan banyak kebaikan bukan?
Untuk semua teman yang hadir dengan banyak kebaikan, terima kasih.
Komentar
Posting Komentar