Okaay, mari kita mencoba menulis lagi. Setelah mungkin sekian purnama, highlight dari buku filosofi teras cuma mengendap di file laptop. Kita lanjutin part 2 nya, dengan Semesta. Universe, your harmony is my harmony, nothing in your good time is too early or too late for me. Semesta, apa yang selaras bagimu pastilah selaras bagiku. Apa yang tak menurut waktumu tidak akan terlalu cepat atau terlalu lambat bagiku. Jadinya harusnya percaya sama the whole process. Kalau seseorang emang bukan buatku, ada yang lebih bagus pasti. Itu satu poin. Kalo sekarang lagi khawatir sama masa depan, mungkin rasa percayamu sama Allah kurang. Maybe He make you focus on your day, day by day, with the precious family. Nikmatin aja setiap hari, sembari percaya bahwa hari yang kamu mimpikan pasti akan datang suatu hari. Percaya, berdoa.
Ah, terlalu banyak poin menarik di buku ini. Menyadarkan bahwa yang namanya masa lalu ya udah mati, semati-matinya, karena kita juga udah gak bisa mengendalikan apapun di masa lalu, 100% di luar kendali. Lepasin aja, ikhlasin. Dan banyak orang di luar sana yang mungkin menyakitimu tanpa sengaja. Tapi perlu diinget juga bahwa untuk bener-bener bisa menyakitimu, kamu perlu percaya bahwa kamu sedang disakiti. Sadarlah bahwa pikiranmu turut berperan secara impulsif. Kendaliin!
Ada pesen juga yang tentang hubungan keseharian dengan manusia. Kalo bisa nih, hindarin temen yang hobinya ngeluh muluuuu, inget-inget kalo ngeluh itu musuh buat kedamaian jiwa kita. Dan kalo tiba-tiba pengen jahat ngejatuhin orang lain, cepet-cepet dehh cari kesibukan dan keasikan sendiri, boar gak punya cukup waktu buat ngebenci dan nyinyirin orang lain. Duh berat banget sih ini, aseli, sebagai cewek hobi banget ngejulidin orang ya allah maap, keknya aku emang kurang sibuk, huhu.
Eh tapi, sibuk katanya cuma buat orang yang gak bisa mengatur waktunya dengan baik. Kabar baiknya lagi, manajemen waktu lebih penting daripada manajemen uang. Jangan sampai, kita menjalani detik-detik akhir hidup buat menyesali waktu kita yang habis buat orang-orang yang gak seharusnya kita kasih tempat buat kehidupan kita. Uang itu harta yang bisa dicari, tapi waktu adalah harga yang bakal terus hilang dalam kehipan kita, sembari mendekatkan kita dengan kematian.

Komentar
Posting Komentar